.jpeg&w=3840&q=90)
.jpeg&w=3840&q=90)
.jpeg&w=3840&q=90)
.jpeg&w=3840&q=90)
.jpeg&w=3840&q=90)
.jpeg&w=3840&q=90)
.jpeg&w=3840&q=90)
.jpeg&w=3840&q=90)
.jpeg&w=3840&q=90)
Keterangan foto: Enviwalk dan Pameran Daur Ulang diselenggarakan di IKN dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, pada Selasa (13/06/2026).
NUSANTARA – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) bekerja sama dengan Bank Indonesia dan mitra IKN lainnya menyelenggarakan kegiatan Enviwalk sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Nusantara Park, Selasa (16/06/2026). Kegiatan ini menjadi ajang jalan sehat bersama masyarakat IKN untuk membangun budaya berjalan kaki serta mendorong perubahan perilaku menuju pola mobilitas yang lebih ramah lingkungan di Nusantara.
Kegiatan ini mengusung semangat tema nasional Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, “Saatnya Bekerja untuk Iklim”, sebagai dorongan untuk melakukan aksi nyata dalam menghadapi perubahan iklim.
Direktur Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana Otorita IKN, Lazuardi Nasution, menyampaikan bahwa Enviwalk menjadi salah satu bentuk kolaborasi dalam menghadirkan kesadaran lingkungan melalui kegiatan yang dekat dengan masyarakat.
“Semua dirancang agar Enviwalk menjadi pengalaman yang menyenangkan dan bermakna bagi kita semua, sekaligus menjadi langkah nyata untuk mewujudkan Nusantara sebagai kota hijau dan rendah emisi,” ujar Lazuardi.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Otorita IKN dalam mengintegrasikan aksi lingkungan, edukasi, serta pemberdayaan masyarakat dalam pembangunan IKN. Ratusan peserta turut hadir, mulai dari insan Otorita IKN, Aparatur Sipil Negara (ASN), hingga masyarakat sekitar kawasan IKN.
Tidak hanya berjalan bersama, Enviwalk juga menghadirkan pesan lingkungan melalui partisipasi masyarakat yang mengenakan busana berbahan daur ulang sampah. Busana tersebut dilengkapi dengan berbagai pesan edukasi mengenai pentingnya pengurangan sampah dan pemanfaatan kembali material yang masih bernilai guna.
Salah seorang warga Sepaku, Suwati Ningsih, yang turut berpartisipasi dengan mengenakan busana daur ulang, menyampaikan bahwa pakaian yang digunakan dibuat dari material bekas sebagai bentuk kampanye menjaga lingkungan.
“Kita memakai baju dari bahan daur ulang plastik yang dibuat sekitar satu minggu. Bando yang saya kenakan juga berasal dari kardus bekas dan plastik bekas. Pesan yang ingin disampaikan melalui pakaian ini adalah agar masyarakat dapat menjaga lingkungan dan memanfaatkan kembali barang-barang yang masih bisa didaur ulang,” ujar Suwati.
Selain Enviwalk, Otorita IKN juga menghadirkan Pameran Daur Ulang di Sentra Massa IKN yang berlangsung pada 14–16 Juni 2026. Pameran ini menjadi wadah edukasi dan inspirasi bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat pengelolaan sampah berkelanjutan, penerapan ekonomi sirkular, serta berbagai inovasi pemanfaatan kembali material bekas menjadi produk bernilai guna.
Melalui pameran ini, pengunjung dapat melihat secara langsung berbagai praktik pengelolaan lingkungan, mulai dari budidaya Black Soldier Fly (BSF), pengelolaan bank sampah, hingga beragam produk kreatif hasil daur ulang yang tidak hanya mendukung kelestarian lingkungan, tetapi juga memiliki potensi nilai ekonomi bagi masyarakat.
(Selasa, 16 Juni 2026)
Dokumentasi Foto
Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
.jpeg&w=3840&q=90)
.jpeg&w=3840&q=90)
.jpeg&w=3840&q=90)

