Berita Ibu Kota Nusantara

Berikut merupakan siaran pers terkini mengenai keberlanjutan dari Ibu Kota Nusantara. Siaran pers menyajikan berita seputar pembangunan, event, organisasi dan proses lengkap kejadian yang ada pada Ibu Kota Nusantara.

Idul Adha
Article
28 Mei 2026

Iduladha Perdana di Masjid Negara IKN, Sapi Kurban Presiden dan Wakil Presiden Disalurkan untuk Masyarakat dan Pekerja

NUSANTARA – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk pertama kalinya menyelenggarakan Salat Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Negara IKN pada Rabu (27/5/2026). Selain menjadi momentum ibadah bersama, pelaksanaan Iduladha tahun ini juga diikuti dengan penyaluran ribuan paket daging kurban kepada masyarakat sekitar IKN dan para pekerja di kawasan pembangunan IKN. Salat Iduladha dilaksanakan di Masjid Negara IKN dengan khotbah yang disampaikan oleh Ust. KH. Athian Ali M. Da’i, Lc., M.A., Ketua Forum Ulama Umat Indonesia. Dalam khotbahnya, ia menyampaikan bahwa setiap orang beriman akan menghadapi ujian dari Allah SWT dan bahwa ukuran keimanan seorang muslim tercermin dari kecintaannya kepada Allah SWT yang melebihi kecintaannya terhadap dunia dan seluruh isinya. Usai pelaksanaan salat, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan hewan kurban. Tahun ini, terkumpul 29 ekor sapi dan 9 ekor kambing dari para shohibul kurban. Dari jumlah tersebut, dua ekor sapi merupakan bantuan kemasyarakatan Presiden Republik Indonesia dan satu ekor sapi merupakan bantuan kemasyarakatan Wakil Presiden Republik Indonesia. Sebanyak 13 ekor sapi didistribusikan ke sejumlah kecamatan dalam wilayah delineasi IKN. Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, turut berpartisipasi sebagai shohibul kurban dengan menyerahkan satu ekor sapi. “Hari ini kita melaksanakan Salat Iduladha di Masjid Negara IKN dan dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban. Mudah-mudahan ini menjadi ibadah bagi kita semua. Semua kurban ini dari warga untuk warga,” ujar Basuki. Melalui pelaksanaan kurban tahun ini, diperkirakan akan disalurkan sebanyak 4895 paket daging kurban dialokasikan bagi masyarakat di sembilan desa dan kelurahan sekitar IKN. Selain itu, 1.090 paket disalurkan kepada para pekerja di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), yang meliputi petugas kebersihan, keamanan, resepsionis, pekerja konstruksi, dan pekerja non-konstruksi. Sisa paket daging kurban didistribusikan kepada para shohibul kurban sapi dan kambing, panitia kurban, serta pekerja pendukung yang bertugas di Masjid Negara IKN, Basilika Nusantara, Balai Kota Nusantara, RSUP Nusantara, dan kompleks perkantoran Bank Indonesia. Pelaksanaan kurban di IKN juga melibatkan peternak lokal. Salah seorang peternak asal Samboja, Rosibul Aklil, mengatakan bahwa pembelian ternak untuk kebutuhan kurban memberikan manfaat bagi usahanya. “Alhamdulillah ternak kami dibeli oleh Otorita IKN sekitar tiga sampai empat ekor. Ini sangat membantu kami. Terima kasih karena telah memfasilitasi penggemukan ternak kami di Samboja,” ujar Rosibul. Penyelenggaraan Iduladha perdana di Masjid Negara IKN menjadi bagian dari aktivitas keagamaan di Nusantara sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar dan para pekerja melalui penyaluran hewan serta daging kurban. (Kamis, 28 Mei 2026) Dokumentasi Foto Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara

Unmul
Article
25 Mei 2026

Seminar Nasional di Universitas Mulawarman, Otorita IKN Tegaskan Keberlanjutan Pembangunan Nusantara

SAMARINDA — Diskusi mengenai keberlanjutan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) hadir dalam ruang akademik. Di hadapan puluhan mahasiswa perguruan tinggi se-Kalimantan Timur, terdiri dari Universitas Mulawarman, Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Samarinda, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) Samarinda,dan Politeknik Negeri Samarinda, Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, menegaskan bahwa pembangunan Nusantara terus berjalan dan tetap memperhatikan aspek lingkungan. “Tidak benar kalau ada yang bilang IKN mangkrak. Dan, hari ini saya juga tegaskan bahwa tidak benar kalau IKN merusak hutan. Kita memiliki setiap kedeputian yang bertanggung jawab dalam pembangunan, termasuk pengelolaan hutan,” tegas Troy dalam Seminar Nasional Public Nations 2026 di Gedung Prof. Ir. H. Rachmad Hernadi, M.Sc., Universitas Mulawarman, Sabtu (23/05/2026). Seminar nasional bertema “IKN Sebagai Tonggak Pemerataan Ekonomi Nasional” ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Administrasi Publik FISIP Universitas Mulawarman. Diskusi berlangsung aktif melalui pemaparan progres pembangunan IKN oleh Troy Pantouw serta pandangan langsung dari sisi akademik dari Dosen Program Studi Administrasi Publik FISIP UNMUL, Wendy Waldianto. "Saat ini, terdapat MoU (Memorandum of Understanding) antara Otorita IKN dengan Universitas Mulawarman untuk mendorong inovasi-inovasi untuk keberlanjutan dan penguatan ekosistem di IKN, termasuk melalui peran mahasiswa dalam pembangunan berkelanjutan," ujar Wendy dalam materi bertajuk “Penguatan Ekosistem Riset dan Inovasi dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan Nasional”. Berbagai pertanyaan disampaikan mahasiswa, termasuk mengenai kebermanfaatan energi dan pengelolaan lingkungan di kawasan Nusantara. Dalam kesempatan tersebut, Anggota Departemen Penelitian dan Pengembangan HIMANISLIK FISIP Unmul, Nur Nailah, menyampaikan bahwa generasi muda perlu mempersiapkan diri menuju Indonesia Emas 2045, seiring dengan pembangunan Ibu Kota Nusantara yang turut berkontribusi dalam arah besar pembangunan Indonesia ke depan. "Dengan adanya pembangunan IKN ini, termasuk melalui seminar pada hari ini, kita sebagai generasi muda sekaligus mahasiwa harus mempersiapkan diri menuju Indonesia Emas Tahun 2045. Dari situ, kita bisa melihat dan kita bisa percaya bahwasanya itu akan terjadi," ujarnya. Menanggapi hal tersebut, Troy menjelaskan bahwa Otorita IKN terus mendorong kebiasaan baru melalui penanaman pohon, sekaligus memanfaatkan teknologi energi bersih seperti panel surya di kawasan Nusantara. “Melalui kebijakan Bapak Kepala Otorita IKN, saat ini kami memiliki gaya hidup baru yaitu menanam pohon langsung oleh Insan Otorita IKN. Kemarin Jumat (22/05/2026), kami juga baru saja melaksanakan kegiatan penanaman pohon, termasuk pohon endemik Kalimantan. Terlebih lagi, di KIPP Nusantara, bangunan-bangunan juga didukung listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) IKN yang berkapasitas hingga sekitar 50 MW,” jawab Troy. Kegiatan ini menjadi ruang pertemuan antara gagasan akademik, kritik mahasiswa, dan penjelasan langsung mengenai arah pembangunan IKN. Melalui forum tersebut, kampus turut mengambil peran dalam menghadirkan diskusi yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memperkuat pemahaman publik terhadap pemerataan pembangunan. "Tema yang diangkat hari ini sangat relevan. tentang Ibu Kota Nusantara. Ini bukan semacam pemindahan gedung semata, tetapi adalah pemerataan untuk seluruh warga negara Indonesia. Di sini, kampus itu bukan hanya teori saja, tetapi mengasah rasa kritis, terlebih lagi ini bukan tentang seremonial atau muncul di media sosial saja, tetapi menghadirkan gagasan dan kritik khususnya mahasiswa di Kalimantan Timur", tutup Wakil Dekan I Bidang Akademik FISIP UNMUL, Rina Juwita. (Senin, 25 Mei 2026) Dokumentasi Foto Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara

IGTKI PGRI
Pendidikan
21 Mei 2026

Otorita IKN: Pendidikan Anak Usia Dini Fondasi Utama Pembentukan Karakter Generasi Masa Depan

NUSANTARA – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan fondasi utama dalam pembentukan karakter generasi masa depan. Hal tersebut disampaikan Deputi Bidang Sosial, Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Alimuddin, dalam peringatan Hari Ulang Tahun ke-76 Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) yang berlangsung di Multifunction Hall , Kantor Bersama, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, Kamis (21/5/2026). Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Alimuddin menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru TK atas dedikasi dan pengabdiannya dalam mendidik anak-anak usia dini. “Anak usia dini adalah fondasi dasar pembentukan karakter bangsa. Oleh sebab itu, pendidikan usia dini memiliki peranan yang sangat penting,” ujar Alimuddin. Alimuddin menambahkan, guru TK memiliki peran strategis dalam membentuk generasi penerus bangsa yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia. Karena itu, peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru PAUD dan TK perlu terus didorong melalui peningkatan kompetensi akademik maupun dukungan pendidikan lanjutan. “Kami berharap seluruh guru TK terus meningkatkan kompetensi, disiplin, dan profesionalisme dalam mendidik generasi penerus bangsa. Mari kita terus bersinergi dan berkolaborasi membangun pendidikan anak usia dini yang sehat, aman, menyenangkan, dan berpusat pada kebutuhan anak,” katanya. Dalam kesempatan tersebut, Ketua IGTKI-PGRI Kabupaten Penajam Paser Utara, Maya Murtiasih menyampaikan bahwa selama 76 tahun IGTKI-PGRI telah menjadi bagian penting dalam sejarah pendidikan Indonesia, khususnya dalam membangun fondasi pendidikan anak usia dini melalui layanan pendidikan yang berkualitas. Menurut Maya, guru taman kanak-kanak merupakan peletak dasar pembentukan karakter, nilai moral, kemandirian, dan kemampuan dasar anak sebelum memasuki jenjang pendidikan berikutnya. “Pendidikan TK bukan sekadar tahap awal, tetapi merupakan fondasi utama bagi keberhasilan pendidikan selanjutnya,” ujarnya. Pada peringatan HUT IGTKI-PGRI ke-76 tahun ini, organisasi mengusung tema “Guru TK Sejahtera, Pendidikan Taman Kanak-Kanak Berkualitas sebagai Fondasi Wajib Belajar 13 Tahun.” Tema tersebut dinilai mencerminkan pentingnya penguatan peran pendidik TK sebagai bagian dari fondasi pendidikan nasional. Ketua IGTKI-PGRI Kabupaten Penajam Paser Utara juga menegaskan bahwa kualitas pendidikan tidak dapat dipisahkan dari kesejahteraan guru. Guru yang sejahtera diyakini akan lebih fokus, kreatif, dan optimal dalam mendidik generasi bangsa. Peringatan HUT IGTKI-PGRI ke-76 diharapkan menjadi momentum memperkuat semangat pengabdian, profesionalisme, dan kebersamaan dalam memajukan pendidikan anak usia dini di Indonesia, sekaligus mendukung terwujudnya generasi emas Indonesia di masa depan. (Kamis, 21 Mei 2026) Dokumentasi Foto Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara

SPS Kaltim
Article
20 Mei 2026

Pembangunan IKN Maju Tanpa Ragu, Otorita IKN Tegaskan Progres Terus Berjalan

BALIKPAPAN — Keberlanjutan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali dijawab langsung dalam forum media strategis di Kalimantan Timur. Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, menegaskan bahwa pembangunan Nusantara terus berjalan termasuk melalui tiga skema pendanaan, yakni APBN, kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU), serta investasi swasta. “Semuanya bergulir pada saat ini, artinya proses pembangunan terus bergerak. Tidak ada kata berhenti, stagnan, atau mangkrak. Inilah diksi-diksi yang harus dikoreksi oleh siapa pun,” sambut Troy dalam agenda Pengukuhan Pengurus Serikat Perusahaan Pers (SPS) Kalimantan Timur Periode 2025–2029 dan Dialog Media Strategis di Grand Tjokro Balikpapan, Kalimantan Timur, pada Rabu (20/05/2026). Dalam paparannya, Troy mengingatkan kembali arah besar pembangunan Nusantara melalui gagasan Superhub Ekonomi Nusantara. Troy menekankan bahwa Ibu Kota Nusantara tidak hanya dibangun sebagai pusat pemerintahan, tetapi juga sebagai pusat pertumbuhan baru yang terhubung dengan wilayah-wilayah sekitar di Kalimantan Timur. “ Superhub Ekonomi Nusantara adalah arah pengembangan ekonomi IKN yang menghubungkan klaster-klaster strategis untuk menciptakan pertumbuhan baru yang inovatif. Tujuan daripada Ibu Kota Nusantara adalah menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang baru di Indonesia,” ujarnya. Pembangunan Nusantara saat ini tidak hanya berlangsung di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) saja, tetapi juga diarahkan melalui sembilan wilayah perencanaan. Di dalamnya mencakup pusat pemerintahan, pusat ekonomi, bisnis dan kesehatan, energi baru terbarukan, kawasan hiburan, pusat pendidikan, riset dan inovasi, hingga industri pangan. Arah ini sekaligus membuka ruang kolaborasi dengan Balikpapan, Penajam Paser Utara, Samarinda, dan berbagai wilayah lainnya di Kalimantan Timur. Dalam forum tersebut, Troy turut menyampaikan sejumlah perkembangan yang telah berjalan di kawasan Nusantara, mulai dari pembangunan akses jalan, fasilitas kesehatan, klaster perbankan, institusi pendidikan, fasilitas ibadah, hingga penataan kawasan Sepaku. Ia menegaskan bahwa Otorita IKN berkomitmen untuk terus mendorong penguatan pada aspek sosial, budaya, UMKM, pengelolaan lingkungan, serta berbagai layanan pendukung bagi masyarakat. Dalam sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung pada acara tersebut, Troy menanggapi berbagai pertanyaan peserta, termasuk mengenai Putusan Mahkamah Konstitusi terbaru, terkait dengan Undang-Undang IKN dan Undang-Undang Daerah Khusus Jakarta (DKJ). Menurutnya, keputusan tersebut sama sekali tidak membatalkan Ibu Kota Nusantara sebagai ibu kota negara, melainkan justru menguatkan koridor hukum perpindahan ibu kota dari Jakarta ke Nusantara. Ia menjelaskan bahwa sesuai ketentuan undang-undang, penetapan resmi perpindahan ibu kota dilakukan melalui Keputusan Presiden yang menjadi kewenangan Presiden Republik Indonesia. Dengan adanya forum SPS ini, media memiliki peran penting untuk memastikan informasi disampaikan secara utuh, jernih, dan berdasarkan fakta. Sejalan dengan hal tersebut, Troy mendorong peran media dalam menjaga ruang informasi publik, termasuk dengan menyampaikan perkembangan pembangunan Ibu Kota Nusantara secara benar. “Melalui forum ini, kami sangat membutuhkan narasi tell the truth, the whole truth, and nothing but the truth . Artinya, yang disampaikan adalah fakta yang benar. Fakta hari ini adalah IKN terus berproses dan terus dibangun,” pungkasnya. (Kamis, 21 Mei 2026) Dokumentasi Foto Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara

Sepaku
Umum
20 Mei 2026

Otorita IKN Libatkan Warga dalam Penataan Drainase Koridor Sepaku

NUSANTARA – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menggelar rembuk warga terkait pembangunan drainase di Desa Sukaraja pada Selasa (19/05/2026). Kegiatan yang berlangsung di GOR Desa Sukaraja, Kecamatan Sepaku ini menjadi ruang dialog bersama masyarakat untuk menggali aspirasi sekaligus memperkuat partisipasi warga dalam mendukung penataan kawasan penyangga IKN. Penataan drainase tersebut merupakan bagian dari program penataan Koridor Sepaku yang mencakup Desa Sukaraja dan Desa Bukit Raya, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Program ini bertujuan mendukung terbentuknya ekosistem baru di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN melalui penataan lingkungan yang lebih tertata, estetis, dan berkelanjutan. Selain meningkatkan kualitas lingkungan, pembangunan drainase juga diharapkan mampu mengurangi genangan air yang selama ini kerap terjadi saat hujan deras berlangsung dalam waktu lama. Penataan kawasan berbasis masyarakat ini dirancang dengan melibatkan partisipasi aktif warga, mulai dari tahap perencanaan hingga pemeliharaan infrastruktur ke depan. Penerima manfaat kegiatan meliputi masyarakat di wilayah RT 001 hingga RT 011 Desa Bukit Raya serta RT 001, RT 006, dan RT 007 Desa Sukaraja. Wilayah perencanaan penataan Koridor Sepaku memiliki luas sekitar 219,76 hektare pada skala meso, dengan area mikro di koridor Jalan Negara seluas kurang lebih 59,64 hektare. Direktur Sarana Prasarana Sosial Otorita IKN, Agus Ahyar, menyampaikan bahwa pembangunan kawasan sekitar KIPP akan mengedepankan model pemberdayaan masyarakat. “Sebentar lagi kita akan mengembangkan penataan kawasan untuk Desa Sepaku dan Sukaraja. Kami ingin membangun desa sekitar KIPP ini dengan model pemberdayaan. Nantinya masyarakat yang akan melakukan pemeliharaannya. Dana kegiatan berasal dari APBN dan langsung disalurkan kepada masyarakat tanpa pungutan. Program ini akan berkelanjutan dan dikoordinasikan oleh empat kelompok masyarakat,” ujarnya. Ia juga menjelaskan bahwa proses perencanaan akan disertai spesifikasi teknis dan survei lapangan menggunakan drone untuk memetakan aliran air sehingga pembangunan drainase dapat dilakukan secara tepat sasaran. Pembangunan drainase tersebut direncanakan mulai dilaksanakan pada Juni 2026. Sementara itu, Kepala Desa Sukaraja, Sugianto, mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendukung program tersebut demi menciptakan lingkungan desa yang lebih baik. “Saya berharap kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. Tujuan Otorita IKN sangat baik untuk membangun wilayah kita, namun tidak akan berjalan maksimal tanpa keterlibatan masyarakat. Di desa kami, saat hujan deras sering terjadi genangan karena saluran pembuangan yang bermasalah. Karena itu, kami berharap seluruh pihak dapat bekerja dengan baik demi kepentingan bersama,” ungkapnya. (Rabu, 20 Mei 2026) Dokumentasi Foto Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara

Liburan Kenaikan Yesus Kristus
Kunjungan
19 Mei 2026

Dari Secangkir Kopi hingga Harapan Baru, Ekonomi Masyarakat Mulai Tumbuh di IKN

NUSANTARA — Di tengah ramainya kunjungan masyarakat selama libur panjang Hari Kenaikan Yesus Kristus pada Kamis hingga Minggu (14/5/2026–17/5/2026), denyut kehidupan baru semakin terasa di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Bukan hanya dipadati masyarakat yang ingin menyaksikan langsung pembangunan pusat pertumbuhan dan pemerintahan masa depan Indonesia, kawasan Nusantara kini perlahan tumbuh menjadi ruang ekonomi baru yang menghadirkan peluang nyata bagi masyarakat. Di balik antrean pengunjung, dan ramainya area sekitar Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), tampak tangan-tangan lincah para pekerja tenant dan UMKM yang sibuk melayani pelanggan. Aktivitas ekonomi yang tumbuh di IKN kini mulai dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, mulai dari pelaku UMKM, pekerja, hingga pengunjung. Salah satu titik yang ramai dikunjungi berada tepat di depan Istana Negara IKN, yakni gerai kopi pertama yang hadir sejak 2025, Excelso Nusantara. Dengan bangunan bundar yang ikonik dan pemandangan langsung ke arah Istana Negara serta Istana Garuda, tempat ini menjadi salah satu destinasi favorit pengunjung untuk beristirahat sambil menikmati suasana Nusantara. Beragam pilihan kopi, pastry , hingga makanan siap santap tersedia dan ramai dinikmati pengunjung dari berbagai daerah. Di sela kesibukannya melayani pelanggan, Barista Excelso Nusantara, Fikri Alfiansyah, menilai kehadiran IKN membuka peluang ekonomi yang sangat besar bagi masyarakat. “Saya rasa potensi untuk buka usaha di IKN sangat besar, karena Otorita IKN juga memberikan UMKM kesempatan untuk berkembang dan bersaing,” ujar Fikri. Tak jauh dari lokasi tersebut, sekitar 200 meter dari Excelso Nusantara, suasana serupa juga terlihat di kawasan Kantor Bersama IKN. Salah satu tenant baru yang mulai ramai dikunjungi adalah Roti O. Kehadiran brand yang telah dikenal luas masyarakat Indonesia itu ternyata disambut antusias para pengunjung. Ida, pengunjung asal Bontang, mengaku senang melihat semakin banyak pilihan makanan dan minuman di kawasan IKN. “Kami biasanya kalau ketemu Roti O pasti mampir untuk beli roti dan kopinya. Senang sekarang sudah ada di Nusantara. Harapannya nanti semakin banyak makanan khas Kalimantan Timur juga hadir di IKN,” ujarnya. Kepala Toko Roti O Nusantara, Harfi, mengungkapkan bahwa sejak grand opening hingga momentum libur panjang ini, jumlah pengunjung terus meningkat. Banyak masyarakat datang tidak hanya untuk melihat pembangunan IKN, tetapi juga menikmati fasilitas publik dan kuliner yang mulai berkembang. Hal serupa dirasakan Risa, pengunjung asal Samarinda. Menurutnya, suasana IKN kini semakin nyaman dan memudahkan masyarakat untuk beraktivitas. “Semenjak banyak tenant di IKN, pengunjung jadi lebih mudah mencari makanan dan minuman. Tempat-tempatnya juga mulai nyaman dan fasilitasnya modern. Saya harap nantinya semakin banyak variasi makanan dan minuman Nusantara lainnya hadir di sini,” kata Risa. Perlahan namun pasti, Ibu Kota Nusantara mulai menunjukkan perannya bukan hanya sebagai pusat pemerintahan masa depan, tetapi juga sebagai ruang tumbuh ekonomi masyarakat. Kehadiran UMKM, tenant lokal, hingga brand nasional menciptakan ekosistem baru yang membuka lapangan pekerjaan dan menghadirkan peluang usaha bagi banyak keluarga. Ramainya kunjungan masyarakat dalam beberapa waktu terakhir juga membawa dampak langsung terhadap perputaran ekonomi di kawasan Nusantara. Dari secangkir kopi, sepotong roti hangat, hingga pelayanan sederhana di setiap tenant , tersimpan cerita tentang harapan baru dan kehidupan ekonomi yang mulai bergerak bersama pembangunan IKN. (Selasa, 19 Mei 2026) Dokumentasi Foto Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara

Hubungicallcenter