Berita Ibu Kota Nusantara

Berikut merupakan siaran pers terkini mengenai keberlanjutan dari Ibu Kota Nusantara. Siaran pers menyajikan berita seputar pembangunan, event, organisasi dan proses lengkap kejadian yang ada pada Ibu Kota Nusantara.

-
8 Mar 2026

Ribuan Jamaah Peringati Nuzulul Quran Nasional di Masjid Negara IKN, Gaungkan Pesan Ekologi dan Perdamaian Dunia

NUSANTARA – Suasana hangat dan penuh kekhusyukan menyelimuti Masjid Negara IKN saat ribuan jamaah menghadiri Peringatan Nuzulul Quran Nasional yang diselenggarakan pada Sabtu (07/03/2026). Mengusung tema “Al-Quran, Amanah Ekologis dan Jalan Perdamaian Dunia”, kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Kementerian Agama Republik Indonesia dan Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN). Peringatan Nuzulul Quran diawali dengan kegiatan Ngabuburead yang digagas oleh Kementerian Agama dengan tema “Seimbang Bekerja, Bijak Merawat Diri”. Kegiatan ini menghadirkan tausiyah dari Ustadz Ambia Dahlan yang menekankan pentingnya menjaga kesehatan mental serta menyeimbangkan antara tanggung jawab pekerjaan dan kehidupan pribadi, khususnya bagi generasi muda di tengah dinamika kehidupan modern. Menjelang waktu berbuka puasa, ribuan jamaah memadati Aula Masjid Negara IKN untuk berbuka puasa bersama. Suasana kebersamaan semakin terasa dengan disajikannya takjil khas Masjid Negara, yaitu Bubur Nusantara, yang menjadi simbol keberagaman dan persatuan. Para jamaah datang dari berbagai daerah di Kalimantan Timur, seperti Balikpapan, Samarinda, Penajam Paser Utara, serta wilayah lainnya. Rangkaian acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh Imranul Karim, Juara 1 Tilawah MTQ Internasional Bangladesh 2025, yang disertai saritilawah oleh Maulidia. Momentum ini semakin khidmat dengan penyampaian hikmah Nuzulul Quran oleh Prof. Dr. H.M. Darwis Hude, M.Si., Guru Besar Universitas PTIQ Jakarta. Dalam tausiyahnya, Prof. Darwis Hude menjelaskan bahwa Al-Quran merupakan mukjizat yang tidak mungkin ditulis oleh manusia. Ia juga mengingatkan bahwa Ramadan adalah saat yang tepat untuk kembali menajamkan kualitas ibadah serta memperkuat kesadaran manusia terhadap harmoni ciptaan Allah, termasuk dalam menjaga keseimbangan alam. Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Abu Rokhmad, menegaskan bahwa pesan utama dari peringatan Nuzulul Quran kali ini adalah pentingnya keseimbangan dalam kehidupan. “Saya kira dunia sudah sangat maju. Keseimbangan itu adalah salah satu kunci. Kami ingin memberi pesan kepada generasi muda, khususnya Gen Z, agar mampu menjalani hidup secara seimbang,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menyampaikan rasa syukurnya karena Masjid Negara IKN yang baru selesai dibangun dapat langsung menjadi pusat kegiatan keagamaan berskala nasional. “Saya kira ini barokah. Masjid yang baru selesai ini langsung kita gunakan untuk memperingati Nuzulul Quran. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Agama yang telah menetapkan Masjid Negara IKN sebagai masjid kembar dengan Masjid Istiqlal,” ujar Basuki. Salah satu jamaah, Syariffudin, yang datang dari Kabupaten Paser, mengungkapkan rasa bangga dapat mengikuti peringatan Nuzulul Quran di Masjid Negara IKN. “Pelayanan di Masjid Negara sudah sangat tertib dan rapi. Kami sebagai warga Paser tentu merasa senang dan bangga melihat kemegahan masjid ini, sekaligus dengan berbagai kegiatan keagamaan yang diselenggarakan di sini,” ujar Syariffudin. Peringatan Nuzulul Quran di Masjid Negara IKN ini tidak hanya menjadi momentum spiritual bagi umat Islam, tetapi juga memperkuat peran IKN sebagai ruang perjumpaan masyarakat yang inklusif, religius, dan menjunjung nilai-nilai harmoni antara manusia, alam, serta perdamaian dunia. (Sabtu, 08 Maret 2026) Dokumentasi Foto Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara Keterangan: Nuzulul Quran Nasional diperingati di Masjid Negara IKN pada Sabtu (07/03/2026).

-
6 Mar 2026

Safari Ramadan 1447 H, Otorita IKN Perkuat Silaturahmi dan Serap Aspirasi Masyarakat Wilayah Delineasi IKN

NUSANTARA – Dalam rangka mempererat silaturahmi antara Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan masyarakat di wilayah delineasi serta menyemarakkan bulan suci Ramadan 1447 H, Otorita IKN menyelenggarakan kegiatan Safari Ramadan. Kegiatan ini dilaksanakan pada 3–16 Maret di empat kecamatan sebagai bagian dari upaya memperkuat komunikasi sosial, membangun kebersamaan, serta menciptakan suasana harmonis di tengah masyarakat selama bulan suci. Safari Ramadan digelar di Kecamatan Samboja, Muara Jawa, Loa Janan, dan Samboja Barat. Rangkaian kegiatan meliputi silaturahmi dan tausiyah, buka puasa bersama, hingga sholat maghrib berjamaah yang diikuti oleh masyarakat setempat dan jajaran Otorita IKN. Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Alimuddin, menyampaikan bahwa Safari Ramadan merupakan momentum untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat di wilayah delineasi IKN. “Safari Ramadan merupakan momen untuk menyambangi masyarakat secara langsung, sejalan dengan amanat dalam Perpres 79 Tahun 2025 dalam rangka mempercepat pembangunan,” ujarnya. Dalam kesempatan tersebut, momentum Safari Ramadan juga dimanfaatkan untuk berdiskusi secara langsung dengan masyarakat mengenai berbagai harapan mereka setelah wilayahnya masuk dalam delineasi IKN. Dialog yang berlangsung secara santai tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi sekaligus memperoleh informasi mengenai perkembangan pembangunan IKN saat ini maupun rencana ke depan. Sebagian besar masyarakat menyampaikan harapan besar terhadap peningkatan kesejahteraan dan kemajuan wilayah setelah bergabung dalam kawasan IKN, khususnya terkait peningkatan layanan dasar. Misalnya kebutuhan akses air bersih bagi wilayah yang dihuni sekitar 40 ribu jiwa, meskipun lokasinya tidak jauh dari Sungai Mahakam. Selain itu, masyarakat juga berharap adanya pembangunan perguruan tinggi di wilayah mereka—bahkan saat ini tengah diupayakan penyediaan lahan untuk mendukung fasilitas pendidikan tersebut. Aspirasi lain yang disampaikan adalah harapan agar terdapat pintu tol di wilayah Muara Jawa untuk meningkatkan konektivitas dan mempermudah mobilitas masyarakat. Apresiasi juga disampaikan oleh Camat Muara Jawa, Muhammad Ramli. Ia menilai kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi yang mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. “Terima kasih kepada pihak Otorita IKN telah mengadakan Safari Ramadan di Muara Jawa. Kegiatan ini membuat masyarakat merasa diperhatikan dan dilibatkan dalam proses pembangunan yang sedang berjalan,” ucapnya. Melalui Safari Ramadan yang berlangsung selama dua pekan tersebut, Otorita IKN menegaskan komitmennya untuk terus membangun hubungan yang erat dengan masyarakat sekaligus menyerap aspirasi secara langsung, sebagai bagian dari percepatan pembangunan IKN yang inklusif, partisipatif, dan berlandaskan nilai kebersamaan. (Kamis, 06 Maret 2026) Dokumentasi Foto Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara Keterangan foto: Safari Ramadan diselenggarakan di 4 kecamatan di wilayah Delineasi IKN pada 3-16 Maret 2026.

-
5 Mar 2026

Perwakilan Kedutaan Austria Kunjungi IKN, Jajaki Peluang Kolaborasi Teknologi dan Pembangunan Kota Masa Depan

NUSANTARA — Jajaki peluang kolaborasi berbagai sektor strategis di Kawasan Nusantara, Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Basuki Hadimuljono, menyambut hadirnya perwakilan Kedutaan Besar Austria yang dihadiri oleh Chargé d’Affaires ad interim Austria, Michael Wislocki, bersama Commercial Counselor Austria, Sigmund Nemeti di Kantor Balai Kota Otorita IKN, pada Rabu (4/3/2026). Melihat langsung perkembangan kawasan Nusantara, Kepala Otorita IKN beserta jajaran dan delegasi Austria melakukan diskusi langsung mengenai berbagai potensi kerja sama yang dapat dikembangkan seiring dengan pembangunan Nusantara. Basuki menjelaskan bahwa pembangunan Nusantara membuka ruang kolaborasi secara luas dari berbagai mitra, mulai dari lokal, nasional, hingga internasional. “Pembangunan Nusantara tidak hanya menghadirkan pusat pemerintahan baru, tetapi juga membangun ekosistem kota yang lengkap, mulai dari infrastruktur, layanan kesehatan, pendidikan, hingga pengembangan ekonomi berkelanjutan. Oleh karena itu, kami terbuka terhadap berbagai kolaborasi internasional yang dapat memperkaya pengembangan Nusantara,” ujar Basuki. Senada dengan hal tersebut, Michael Wislocki, menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi kesempatan bagi Austria untuk melihat langsung progres pembangunan Nusantara sekaligus memastikan berbagai potensi kerja sama yang dapat dikembangkan antara kedua negara. “Kedutaan Besar Austria terakhir kali kesini (Ibu Kota Nusantara) pada tahun 2023 untuk menjajaki berbagai peluang bisnis. Saat ini, kami juga mengikuti perkembangan terkait dengan IKN. Kami tertarik, terutama sebagai perwakilan kedutaan untuk ikut menciptakan kota hutan yang modern dan berkelanjutan di Indonesia,” ujar Michael. Ia turut menyampaikan Austria sebagai negara teknologi memiliki berbagai penawaran yang untuk proyek kerja sama ke depan. Pembahasan tersebut mencakup sejumlah bidang, antara lain pengembangan kota cerdas (smart city) melalui inovasi teknologi, transportasi perkotaan, layanan kesehatan, hingga penguatan ekosistem pendidikan dan pelatihan bagi pengembangan sumber daya manusia di Kawasan Nusantara. Melalui kunjungan ini, Otorita IKN dan perwakilan Kedutaan Austria berharap dapat memperkuat komunikasi dan membuka peluang kerja sama lebih lanjut antara Indonesia dan Austria, khususnya dalam mendukung pembangunan Ibu Kota Nusantara sebagai kota yang berkelanjutan, inklusif, dan berdaya saing global. (Kamis, 05 Maret 2026) Dokumentasi Foto Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara Keterangan foto: Kepala Otorita IKN beserta jajaran dan delegasi Austria melakukan diskusi langsung mengenai potensi kerja sama di berbagai bidang, termasuk di Kawasan Nusantara, pada Rabu (4/3/2026).

-
3 Mar 2026

Menkopolkam RI Tinjau IKN, Apresiasi Progres dan Kesiapan Infrastruktur Kawasan Nusantara

NUSANTARA — Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, melakukan kunjungan kerja ke Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Selasa (3/3/2026). Kunjungan ini menjadi bagian dari peninjauan langsung perkembangan pembangunan Kawasan Nusantara sebagai pusat pemerintahan masa depan Indonesia. Kegiatan yang diawali dengan penanaman pohon Nyatoh di Plaza Bhinneka Tunggal Ika ini merupakan simbol komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan dan pelestarian lingkungan di Ibu Kota Nusantara. Menkopolkam RI menyampaikan apresiasi atas progres pembangunan IKN yang dinilai telah menunjukkan perkembangan signifikan. “Saya merasa beruntung dan bangga kemari melihat Kota Nusantara dikawal dan didampingi oleh Bapak Gubernur serta Bapak Kepala Otorita IKN. Dan, saya mendapat informasi banyak bangunan dan kelanjutan dari pembangunan Kota Nusantara ini. Ini merupakan satu tempat yang akan menjadi kebanggan kita semua,” sambutnya. Dalam kunjungan tersebut, Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, bersama Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, turut mendampingi peninjauan sejumlah infrastruktur strategis di kawasan Nusantara. Selanjutnya, Menkopolkam RI beserta rombongan turut meninjau kawasan Istana Negara dan Istana Garuda. Peninjauan ini dilakukan untuk melihat secara langsung kesiapan fasilitas pemerintahan di Nusantara yang terus dikembangkan secara bertahap. Rombongan Menkopolkam RI menutup rangkaian kunjungan kerja dengan melaksanakan salat zuhur berjamaah di Masjid Negara IKN yang bertepatan dengan bulan suci Ramadan. Djamari menilai ketersediaan infrastruktur di Nusantara telah siap mendukung percepatan pemindahan kementerian ke IKN. “Mudah-mudahan dalam waktu dekat, mungkin dari kementerian-kementerian yang sudah siap. Personelnya sebagian sudah bisa masuk dan hadir disini. Karena fasilitasnya sudah ada, mulai dari tempat tinggal, rumah sakit, sekolah, bahkan pasar hingga lapangan terbang juga sudah ada di sini. Jadi, sangat mudah untuk dijangkau,” pungkasnya. Kunjungan ini menegaskan kesiapan pemindahan pusat pemerintahan secara bertahap ke Ibu Kota Nusantara. Ketersediaan ekosistem kehidupan yang semakin lengkap menjadi fondasi penting dalam mendukung pusat pemerintahan yang modern dan berkelanjutan. (Selasa, 03 Maret 2026) Dokumentasi Foto Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara

-
3 Mar 2026

Pelantikan Pengurus KADIN Kaltim, Perkuat Peran Ekosistem Dunia Usaha di Indonesia, Kaltim dan di Nusantara

NUSANTARA — Pelantikan dan pengukuhan Pengurus Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Kalimantan Timur masa bakti 2025–2030 digelar di Kantor Bersama 3, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, pada Senin (2/3/2026). Kegiatan pelantikan dan pengukuran KADIN Kalimantan Timur yang digelar di IKN ini menjadi momentum yang menandai hadirnya peran dunia usaha dalam pembangunan kawasan Nusantara. Dalam kegiatan tersebut, dihadiri oleh Ketua Umum KADIN Indonesia saat ini, Anindya Novyan Bakrie. Anindya menyampaikan bahwa Kalimantan Timur memiliki peluang besar untuk menjadi motor penggerak ekonomi nasional, terutama dengan hadirnya IKN sebagai pusat pertumbuhan baru. “Saya sepakat sekali dengan apa yang disampaikan Bapak Basuki, Kepala Otorita IKN dan juga Bapak Gubernur Kalimantan Timur. Bahwa banyak sekali potensi di Kalimantan Timur, dari sisi energi terbarukan. Dan, khusus buat IKN ini, sangat potensial untuk pengembangan PLTS,” tegas Anindya, sekaligus menyampaikan harapan kepada KADIN Kalimantan Timur untuk dapat menjadi tulang punggung bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Dalam momentum tersebut, Ketua Umum KADIN Kalimantan Timur masa bakti 2025–2030 terpilih, Putri Ananda Nur Ramadhani, menyampaikan komitmen untuk mendorong dunia usaha daerah agar mampu tumbuh secara inklusif, adaptif, dan berdaya saing dalam menyongsong pembangunan IKN. “Kami optimis bahwa KADIN Kalimantan Timur dapat menjadi bagian penting dalam menyukseskan pembangunan daerah dan nasional, serta menjadi bagian penting dalam pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Timur, khususnya di Ibu Kota Nusantara. Kalimantan Timur tidak lagi hanya dikenal daerah yang kaya sumber daya alam, akan tetapi kini menjadi simpul strategis pembangunan nasional, pusat pertumbuhan baru, dan rumah bagi Ibu Kota Nusantara.” pungkasnya. Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Basuki Hadimuljono yang hadir dalam pelantikan tersebut menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Nusantara sebagai lokasi pelantikan, yang dinilai sebagai simbol awal kolaborasi yang lebih konkret ke depan. “Saya ingin memaknai pelantikan dan pengukuhan KADIN Kalimantan Timur di Nusantara ini sebagai tonggak awal kita memberikan semangat Kadin Kalimantan Timur untuk berkolaborasi dengan Otorita IKN, termasuk membuka pintu untuk bersinergi ke depan,” sambut Basuki. Basuki turut menekankan tiga hal utama yang perlu menjadi perhatian KADIN Kalimantan Timur, yaitu adaptabilitas, kolaborasi, dan keberlanjutan. Adaptabilitas diperlukan agar pelaku usaha lokal mampu bersaing, kolaborasi untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan dunia usaha, serta keberlanjutan melalui praktik bisnis hijau sejalan dengan konsep kota hutan di Ibu Kota Nusantara. “Transformasi ekonomi di Nusantara tidak akan maksimal tanpa keterlibatan aktif pengusaha lokal. Namun bukan berarti ada keistimewaan, harus meningkatkan kapasitas agar mampu bersaing nasional bahkan global,” ulasnya. Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, dalam sambutannya menegaskan bahwa pemilihan IKN sebagai lokasi pelantikan bukan sekadar seremoni, melainkan langkah strategis untuk mendorong dunia usaha mengambil peran dalam pembangunan ibu kota baru. “Kalau kegiatan dilaksanakan di daerah lain mungkin biasa saja, tetapi ketika dilakukan di Ibu Kota Nusantara baru luar biasa. Ini sengaja kami lakukan, disini banyak sekali prospek. Kami sangat berharap sekali pada Kadin, khususnya Kadin Indonesia dan Kalimantan Timur untuk bisa bersinergi, serta mengambil peran tanggung jawab itu,” ujar Rudy. Rudy turut menyampaikan bahwa Kalimantan Timur, termasuk Ibu Kota Nusantara kini berada pada fase strategis dengan berbagai potensi kawasan serta peluang investasi yang terbuka luas, mulai dari sektor energi, infrastruktur, hingga pengembangan kawasan ekonomi. Pelantikan ini menandai pengukuhan kepengurusan baru KADIN Kalimantan Timur berdasarkan Keputusan Dewan Pengurus KADIN Indonesia, yang diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional. Melalui momentum ini, sinergi antara Otorita IKN, pemerintah daerah, dan dunia usaha diharapkan semakin kuat dalam membangun ekosistem ekonomi Nusantara yang inklusif dan berkelanjutan. (Senin, 02 Maret 2026) Dokumentasi Foto Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara Keterangan foto: Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, beserta jajaran turut menghadiri pelantikan dan pengukuhan KADIN Kalimantan Timur yang digelar di Kantor Bersama 3, KIPP Nusantara, pada Semin (2/3/2026).

-
1 Mar 2026

Menhut Raja Juli Antoni Tegaskan Dukungan Forest City, RHL IKN Capai 1.805 Hektare dan Perhutanan Sosial Diperkuat

NUSANTARA – Transformasi Ibu Kota Nusantara (IKN) menuju kota hutan (forest city) kian nyata. Menteri Kehutanan Republik Indonesia, Raja Juli Antoni, melakukan kunjungan kerja ke IKN pada Sabtu (28/02/2026) dengan agenda penanaman pohon di kawasan Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) dan Plaza Bhineka Tunggal Ika, sekaligus menyerahkan Surat Keputusan (SK) Perhutanan Sosial kepada empat Kelompok Tani Hutan di Kalimantan Timur. Didampingi Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara, Basuki Hadimuljono, serta Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud, Menteri Kehutanan meninjau langsung progres rehabilitasi yang kini telah mencapai total 1.805 hektare. Kawasan yang sebelumnya didominasi hutan tanaman industri monokultur eukaliptus kini ditransformasi menjadi hutan hujan tropis melalui penanaman jenis tanaman multi purpose tree species (MPTS), tanaman asli dan endemik Kalimantan seperti meranti, gaharu, kapur, medang, nyamplung, hingga nyatoh, serta tanaman cepat tumbuh untuk mempercepat pemulihan ekosistem. Upaya ini menunjukkan hasil nyata. Dalam dua tahun terakhir, pertumbuhan vegetasi yang signifikan telah meningkatkan keanekaragaman hayati, ditandai dengan mulai kembalinya satwa seperti burung ke kawasan rehabilitasi, sekaligus memperkuat fungsi ekologis sebagai penyerap karbon dan pengatur tata air. “Hutan sebagai sumber daya alam dimaksimalkan untuk kesejahteraan masyarakat. Tentu Kementerian Kehutanan akan terus memberikan dukungan penuh terhadap IKN, terutama dalam aspek penghijauan. Tadi kita baru saja melihat lokasi RHL dua tahun yang lalu, tetapi sekarang sudah tinggi pohonnya untuk menggantikan tanaman monokultur. Dilaporkan juga sudah ada burung karena vegetasinya mulai variatif untuk mendukung nantinya IKN menjadi kota hutan (forest city),” ujar Raja. Selain aspek ekologis, kunjungan ini juga menegaskan dimensi sosial pembangunan IKN. Penyerahan SK Perhutanan Sosial kepada empat Kelompok Tani Hutan merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan masyarakat sekitar hutan memperoleh akses legal, manfaat ekonomi, dan peran aktif dalam pengelolaan hutan secara berkelanjutan. Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, menekankan bahwa keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan menjadi prinsip utama di IKN. “Kunjungan Bapak Menteri ini bukan hanya sebagai komitmen tetapi adalah menjaga keseimbangan antara pembangunan Ibu Kota Nusantara ini dan menjaga kelestarian lingkungan,” ucapnya. Kunjungan kerja Menteri Kehutanan ditutup dengan shalat tarawih berjamaah di Masjid Negara IKN bersama masyarakat, mempertegas bahwa pembangunan IKN tidak hanya berorientasi pada infrastruktur dan lingkungan, tetapi juga memperkuat harmoni sosial dan spiritual sebagai fondasi kota masa depan Indonesia. (Minggu, 01 Maret 2026) Dokumentasi Foto Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara Keterangan foto: Menteri Kehutanan RI, Raja Juli Antoni, melakukan kunjungan kerja ke IKN pada Sabtu (28/02/2026), meninjau langsung progres rehabilitasi hutan, penanaman pohon hingga melakukan penyerahan SK Perhutanan Sosial untuk 4 KTH.

Hubungicallcenter