IKN Dukung Gerakan ASRI Nasional melalui Aksi Nyata Pemulihan Lingkungan dan Keadilan Iklim
6 Juni 2026 · 01:30 PM
Waktu Baca 2 Menit
Bagikan Artikel
Gerakan Asri
Gerakan Asri
Gerakan Asri
Gerakan Asri
Gerakan Asri
Gerakan Asri
Gerakan Asri
Gerakan Asri
Gerakan Asri
Gerakan Asri
Gerakan Asri
Gerakan Asri

Keterangan foto: IKN terpilih sebagai salah satu dari tujuh lokasi nasional yang terhubung secara langsung melalui teleconference bersama Menteri Lingkungan Hidup dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Masjid Negara IKN, Jumat (6/06/2026).

NUSANTARA – Ibu Kota Nusantara (IKN) terpilih sebagai salah satu dari tujuh lokasi nasional yang terhubung secara langsung melalui teleconference bersama Menteri Lingkungan Hidup dalam rangka peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Masjid Negara IKN, Jumat (5/06/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menggalakkan Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) sebagai gerakan nasional yang mendorong terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan di seluruh Indonesia.

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 mengusung tema “Saatnya Bekerja untuk Iklim”, sebuah ajakan kepada seluruh elemen bangsa untuk mengambil peran nyata dalam menghadapi perubahan iklim melalui aksi-aksi sederhana maupun program yang berdampak luas bagi lingkungan.

Kegiatan yang dipusatkan di Graha Wisata Pramuka Cibubur tersebut diikuti sekitar 10.000 peserta dari berbagai daerah di Indonesia, sementara di IKN hadir mitra pembangunan, masyarakat, serta insan Otorita IKN yang turut berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan lingkungan.

Dalam teleconference tersebut, Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono melaporkan berbagai upaya yang telah dijalankan untuk mendukung Gerakan ASRI sekaligus memperkuat komitmen IKN sebagai kota hutan yang berkelanjutan.

“Kebersihan ini merupakan suatu gerakan kolektif. Terdapat beberapa kegiatan yang kami lakukan yaitu bersih pantai sekaligus penanaman mangrove, selanjutnya penanaman di bekas area tambang. Ini yang harus lebih difokuskan di IKN,” ujar Basuki.

Kepala Otorita IKN juga menyampaikan bahwa saat ini Otorita IKN tengah bekerja sama dengan Kementerian Kehutanan untuk melakukan rehabilitasi kawasan bekas tambang, khususnya di wilayah Hutan Bukit Soeharto. Upaya tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk memulihkan ekosistem sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan hidup di kawasan Nusantara dan sekitarnya.

Komitmen tersebut mendapat apresiasi dari Menteri Lingkungan Hidup, Mohammad Jumhur Hidayat, yang menilai langkah Otorita IKN dapat menjadi contoh bagi berbagai pihak dalam memperkuat agenda pemulihan lingkungan.

“Saya sangat bahagia sekali mendengar Kepala Otorita IKN sangat concern dengan lingkungan hidup. Kementerian Lingkungan Hidup sepenuhnya mendukung. Niat Otorita IKN untuk menanam di bekas tambang tadi mudah-mudahan menggelitik bagi semua pemilik tambang untuk mengikuti jejak bagaimana memastikan pemulihan bekas tambang,” ujar Jumhur.

Melalui momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, pemerintah mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Gerakan ASRI sebagai budaya baru bangsa. Dengan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, gerakan ini diharapkan dapat memperkuat kualitas lingkungan hidup sekaligus mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.

(Sabtu, 06 Juni 2026)

 

Dokumentasi Foto

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara

Ditulis oleh
Humas Otorita IKN - Rifda
Bagikan Artikel Ini
HubungicallcenterIbu Kota Nusantara | Ibu Kota Nusantara