Berita Ibu Kota Nusantara

Berikut merupakan siaran pers terkini mengenai keberlanjutan dari Ibu Kota Nusantara. Siaran pers menyajikan berita seputar pembangunan, event, organisasi dan proses lengkap kejadian yang ada pada Ibu Kota Nusantara.

BPJS Kesehatan
Kunjungan
4 Mei 2026

Dirut BPJS Kesehatan Kunjungi IKN, Tinjau RSUP IKN dan Persil Kantor Layanan BPJS

NUSANTARA – Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, beserta jajaran melakukan kunjungan kerja ke sejumlah fasilitas kesehatan di wilayah Kalimantan Timur, termasuk Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Ibu Kota Nusantara (IKN), pada Minggu (3/5/2026). Kunjungan yang disambut langsung oleh Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, beserta jajaran ini menjadi bagian dari peninjauan kesiapan layanan kesehatan serta rencana pengembangan pelayanan BPJS Kesehatan di kawasan Nusantara. Dalam peninjauan tersebut, Pujo menyampaikan bahwa BPJS Kesehatan turut melihat peluang pembangunan kantor layanan di IKN untuk memperkuat akses pelayanan dan pembiayaan kesehatan bagi masyarakat. “Kami akan merencanakan pembangunan Kantor Layanan Khusus IKN, untuk perluasan akses layanan bagi Peserta. Saat ini operasional pelayanan tatap muka terdekat dengan Kawasan Otorita IKN dapat dilayani di Kantor BPJS Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara,” ujarnya. Menyambut kunjungan tersebut, Basuki menyampaikan terima kasih atas kehadiran rombongan BPJS Kesehatan di Nusantara. Basuki berharap koordinasi dan dukungan layanan kesehatan di IKN dapat terus diperkuat seiring dengan perkembangan kawasan. “Terima kasih atas kunjungan Pak Dirut beserta rombongan dari BPJS di Ibu Kota Nusantara. Di RS Kemenkes ini, kami berharap silaturahmi tetap terjaga, termasuk dukungan layanan kesehatan ke depan bagi warga Nusantara,” tegasnya. Agenda kunjungan kerja di Ibu Kota Nusantara juga dilanjutkan dengan peninjauan ke sejumlah titik strategis, di antaranya lokasi persil Kantor BPJS Kesehatan, Masjid Negara, dan Istana Negara. Peninjauan ini memberikan gambaran langsung mengenai kesiapan kawasan dan dukungan fasilitas publik yang terus dikembangkan di Nusantara. “Terkait kesan terhadap pembangunan IKN, kami memberikan apresiasi. Ini juga menjadi kebanggaan karena Indonesia sudah memiliki ibu kota yang megah, tertata rapi, termasuk fasilitas rumah sakitnya,” tutup Pujo. (Minggu, 4 Mei 2026) Dokumentasi Foto Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara

DPW Matra Kaltim
Kebudayaan
3 Mei 2026

Otorita IKN Sambut Pengukuhan DPW Matra Kaltim, Perkuat Semangat Kebaragaman Nusantara

NUSANTARA – Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Basuki Hadimuljono, beserta jajaran menghadiri Pengukuhan dan Pelantikan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Masyarakat Adat Nusantara (Matra) Kalimantan Timur Periode 2025–2030 di Kantor Bersama 3, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, pada Minggu (3/5/2026). Pelantikan kepengurusan ini menjadi momentum untuk menjaga semangat keberagaman, sejalan dengan nilai kebudayaan dan persatuan yang tercermin dalam Bhinneka Tunggal Ika. Dalam sambutannya, Basuki menyampaikan ucapan selamat kepada Ketua DPW Matra Kaltim terpilih, Bambang Arwanto, sekaligus menekankan pentingnya bahasa Indonesia sebagai pemersatu di tengah keberagaman adat dan suku bangsa. “Kami ucapkan selamat kepada tim yang telah dikukuhkan oleh Ketum DPW Matra, semoga amanahnya bisa dijalankan sebaik-baiknya. Saya berterima kasih karena IKN telah dipilih sebagai tempat pengukuhan Matra ini, luar biasa. Ini kan macam-macam semua dari adat atau sukunya, ternyata yang menyatukan kita di sini adalah bahasa Indonesia. Ini sangat powerful,” sambut Basuki. Dalam kegiatan tersebut, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Matra, KPH. Andi Bau Malik Barammamase Satrio Sasmita, turut hadir untuk melantik kepengurusan DPW Matra Kaltim periode 2025–2030 ini. Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan Otorita IKN dalam pelaksanaan pelantikan tersebut. “Kami selaku DPW Pengurus Pusat mengaku merasa bangga dengan masyarakat Kalimantan Timur, terutama bapak Kepala Otorita IKN yang memberikan kesempatan kita untuk pelantikan di sini. Mudah-mudahan setelah kegiatan ini, DPW Kaltim bisa membuat festival adat di Kalimantan Timur, salah satunya demi menjaga adat dan budaya Kalimantan Timur,” ujarnya. Hal tersebut turut disambut positif oleh Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri, Akmal Malik, yang hadir dalam kegiatan tersebut sekaligus menyampaikan pesan Menteri Dalam Negeri terkait pentingnya membangun kemandirian pangan melalui komunitas di berbagai daerah. “Saya menyampaikan pesan dari Bapak Mendagri, tolong bangun kemandirian kepada komunitas yang ada. Sekali lagi, saya berharap, Matra Kaltim ini bisa berkolaborasi dengan IKN dan yayasan-yayasan, terkait dengan kemandirian pangan. Bagi saya, Matra, ayo kita berkolaborasi, mulai dari membangun budaya kemandirian pangan ini di IKN,” ujar Akmal. Kegiatan yang dihadiri oleh berbagai kelompok masyarakat adat di Kalimantan Timur ini juga turut diikuti oleh perwakilan pemerintah daerah, termasuk Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Bagi Otorita IKN, kehadiran Matra di Nusantara menjadi bagian penting dalam memperkuat ruang kebudayaan, menjaga nilai-nilai adat, serta membangun kolaborasi dengan masyarakat lokal dan adat di sekitar kawasan Ibu Kota Nusantara. “Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Kita harus menghargai nilai-nilai adat dalam pembangunan, kami mohon dukungan dan kerja samanya untuk membangun IKN yang lebih baik ke depan,” tutup Basuki. (Minggu, 3 Mei 2026) Dokumentasi Foto Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara

PP Pelti
Kunjungan
3 Mei 2026

Kunjungan Persatuan Tenis Seluruh Indonesia ke Nusantara, Progres Pembangunan Tuai Optimisme

NUSANTARA – Saksikan langsung pengembangan kawasan Nusantara, Wakil Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (Pelti), Mohammad Jafar Hafsah, menyampaikan harapannya terhadap pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di masa mendatang. Harapan tersebut disampaikan saat kunjungan PP Pelti bersama peserta Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara pada Sabtu (2/4/2026). “Kita terkesima mendengarkan betapa kemajuan-kemajuan daripada pembangunan IKN ini. Dan, kami semakin yakin bahwa dalam tempo yang sesingkat-singkatnya kita sudah beribu kota di sini secara resmi,” ujar Jafar. Kegiatan kunjungan ini turut disambut oleh Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, beserta jajarannya. Dalam kesempatan tersebut, Basuki menyampaikan perkembangan pembangunan kawasan inti pemerintahan yang kini terus berlanjut ke tahap berikutnya. “Selamat datang di Ibu Kota Nusantara. Kami sangat bahagia dikunjungi oleh Pengurus Pusat Pelti. Di sini, semua perkantoran sudah siap. Kami sekarang sudah memulai untuk yudikatif dan legislatif. Semua perencanaannya sudah disetujui oleh Bapak Presiden Prabowo. Mudah-mudahan akhir tahun 2027 yang untuk MA, MK, KY, serta DPR dan DPD sudah selesai,” tegasnya. Kunjungan ini menjadi salah satu bentuk dukungan dan optimisme dari berbagai elemen masyarakat terhadap percepatan pembangunan Ibu Kota Nusantara sebagai pusat pemerintahan Indonesia di masa depan. (Minggu, 3 Mei 2026) Dokumentasi Foto Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara

Hardiknas
Pendidikan
2 Mei 2026

Peringati Hari Pendidikan Nasional, Otorita IKN Tegaskan Pendidikan sebagai Fondasi Utama Mewujudkan Kota Dunia untuk Semua

NUSANTARA – Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional, Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menegaskan komitmennya untuk menjadikan pendidikan sebagai pilar utama pembangunan manusia di IKN. Pendidikan yang berkualitas diyakini menjadi kunci dalam mewujudkan target besar IKN, termasuk menghapus kemiskinan di kawasan ini pada tahun 2035. Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional, Troy Pantouw, Staf Khusus Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara Bidang Komunikasi Publik dan Juru Bicara OIKN pada paparan di acara IKN Youth Forum, 1 Mei 2026 menyampaikan bahwa peta jalan pendidikan IKN dirancang sebagai bagian dari infrastruktur sosial primer yang berorientasi pada masa depan. "Melalui pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dan berkarakter, IKN diarahkan untuk menjadi kota dunia yang inklusif dan berkelanjutan," tegas Troy. Dijelaskan lebih lanjut bahwa konsep pendidikan di IKN disusun secara bertahap dan berkesinambungan sesuai dengan fase perkembangan peserta didik. Pada jenjang PAUD, pendidikan difokuskan pada pembentukan manajemen diri dan dasar penalaran. Jenjang SD menekankan eksplorasi lingkungan serta penguatan literasi dan numerasi. Di tingkat SMP, peserta didik didorong untuk membangun kesadaran diri dan kepemimpinan. Sementara itu, SMA/SMK dan pendidikan vokasi diarahkan untuk membantu peserta didik merancang masa depan dan siap memasuki dunia kerja. Pendidikan tinggi akan didukung oleh pusat riset kelas dunia sebagai motor inovasi dan penguatan ekonomi nasional. Filosofi pendidikan di IKN mengedepankan pendekatan humanisasi dan pembelajaran yang memerdekakan, di mana setiap anak difasilitasi untuk mengembangkan potensi terbaiknya. Kurikulum dirancang secara fleksibel dan personal, dengan penekanan tidak hanya pada aspek akademis, tetapi juga pada penguatan karakter dan kompetensi abad ke-21. Selain itu, sistem pendidikan di IKN didukung oleh konsep sekolah cerdas berbasis digital. Proses pembelajaran memanfaatkan teknologi untuk mendorong kemampuan analisis, kolaborasi, dan pemecahan masalah. Sistem Informasi Manajemen Sekolah (SIMS) juga diterapkan untuk mendukung tata kelola pendidikan yang efektif dan modern. IKN juga mengembangkan konsep sekolah hijau sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan. Lingkungan belajar dirancang ramah lingkungan dengan pemanfaatan energi terbarukan seperti panel surya, pengelolaan air hujan, serta penerapan prinsip 3R (reduce, reuse, recycle) dalam pengelolaan sumber daya. Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pengembangan Masyarakat Otorita IKN, Alimuddin, menegaskan bahwa pendidikan akan menjadi faktor penentu wajah IKN di masa depan. “Pembangunan pendidikan adalah inti dari pembangunan infrastruktur sosial Ibu Kota Nusantara yang akan membentuk wajah kota ini dalam 20 hingga 30 tahun ke depan,” ujarnya. Ke depan, pembangunan pendidikan di IKN akan difokuskan pada peningkatan mutu pembelajaran berbasis kurikulum internasional, penguatan literasi dan numerasi sejak dini, serta pengembangan kurikulum yang personal dan lintas jenjang. Selain itu, IKN juga menargetkan kehadiran tenaga pendidik berstandar nasional dan internasional, serta kepemimpinan satuan pendidikan yang transformatif. Penguatan identitas lokal, budaya, keberlanjutan lingkungan, dan penguasaan teknologi juga menjadi bagian penting dalam ekosistem pendidikan di IKN. Dengan pendekatan ini, IKN diharapkan dapat menjadi model nasional sekaligus rujukan dalam pengembangan sistem pendidikan di Indonesia. Dengan hadirnya berbagai lembaga pendidikan berstandar nasional dan internasional, seperti Taruna Nusantara, SMA Garuda, pesantren Al Ikhlas terintegrasi seperti MAN Insan Cendekia, serta Australian Independent School dan sekolah nasional terintegrasi di kawasan KIPP, masa depan IKN diarahkan menjadi kota pendidikan. Ekosistem ini juga akan diperkuat dengan kehadiran perguruan tinggi ternama yang mendukung pengembangan riset, inovasi, dan kualitas sumber daya manusia secara berkelanjutan. Melalui momentum Hari Pendidikan Nasional, Otorita IKN mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama membangun ekosistem pendidikan yang inklusif, adaptif, dan berdaya saing global demi masa depan generasi Indonesia yang lebih unggul. (Sabtu, 2 Mei 2026) Dokumentasi Foto Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara

Pengadilan Tinggi Kaltim
Kunjungan
2 Mei 2026

Ketua Pengadilan Tinggi Kaltim Apresiasi Progres IKN

NUSANTARA – Ketua Pengadilan Tinggi Kalimantan Timur, Dr. Albertina Ho, menyampaikan kekagumannya atas progres pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang dinilainya melampaui ekspektasi. Kekaguman tersebut disampaikan langsung saat melakukan kunjungan ke sejumlah titik strategis di kawasan Ibu Kota Nusantara, termasuk Plaza Yudikatif, pada Jumat (1/4/2026). Disambut langsung oleh Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, beserta jajarannya, kegiatan ini turut diikuti oleh Ketua Pengadilan Tinggi Bangka Belitung dan para Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Kalimantan Timur, Bangka Belitung, dan Daerah Khusus Jakarta. “Satu hal yang sangat luar biasa, yang kami saksikan di sini. Betul-betul di luar ekspektasi kami, tidak bisa kami bayangkan IKN ini sebelumnya. Baik dari bangunannya, lingkungannya, ternyata memang betul-betul dijaga,” kagumnya. Dalam rangkaian kunjungan tersebut, para peserta juga melakukan penanaman pohon di Plaza Yudikatif sebagai simbol komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan di Nusantara. Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN, Myrna Asnawati Safitri, menyampaikan bahwa penanaman pohon ini menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan. “Mohon izin sebelum bapak ibu berkantor di sini, kami izin untuk hijaukan dulu kawasan ini. Penanaman ini adalah komitmen kita untuk keadilan terhadap lingkungan, itulah spirit dari pembangunan Ibu Kota Nusantara,” sambutnya. Ia menambahkan, penanaman tersebut terdiri dari tiga jenis pohon, yakni bungur, nyamplung, dan tanjung, yang diharapkan dapat menjadi jejak hijau sekaligus penguat ekosistem kawasan di masa mendatang. Dengan adanya kunjungan ini, sinergi antar instansi diharapkan terus bertumbuh, termasuk mendorong pembangunan kawasan yang berkelanjutan di Ibu Kota Nusantara. (Sabtu, 2 Mei 2026) Dokumentasi Foto Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara

Seminar
Umum
1 Mei 2026

IKN Youth Forum: Otorita IKN Tegaskan Progres Pembangunan, Peran Generasi Muda, serta Komitmen pada Pendidikan dan Lingkungan

JAKARTA – Staf Khusus Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Bidang Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, berdiskusi bersama generasi muda dalam kegiatan IKN Youth Forum bertema “Mengawal Infrastruktur IKN, Menata Masa Depan Pendidikan Indonesia”. Kegiatan ini diselenggarakan bersama komunitas Gen Smart Indonesia di Kantor Perwakilan Otorita IKN Jakarta, Kamis (30/04/2026). Forum ini menjadi ruang dialog interaktif untuk membahas perkembangan pembangunan IKN sekaligus menjawab berbagai pertanyaan dan keingintahuan generasi muda terkait arah pembangunan nasional ke depan. Dalam kesempatan tersebut, Troy menekankan pentingnya penyampaian informasi yang akurat mengenai IKN. “Kami selalu menyampaikan kepada siapa pun yang berkunjung ke IKN atau berdiskusi tentang IKN: sampaikanlah informasi yang benar. Karena kami banyak menghadapi informasi yang dipelintir, disinformasi, bahkan hoaks. Namun dengan dukungan teman-teman, media, pemangku kepentingan, dan terutama generasi muda, kami sangat terbantu dalam menyampaikan informasi yang benar melalui media sosial,” ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa pembangunan IKN terus berjalan sesuai rencana. “Perlu saya tegaskan, pembangunan IKN terus berjalan. Tidak pernah ada pernyataan resmi bahwa pembangunan ditunda, diperlambat, atau dihentikan. Semua sudah diatur dalam undang-undang dan diperkuat melalui Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2025 tentang percepatan pembangunan nasional, termasuk IKN,” jelasnya. Saat ini, pembangunan telah mencakup kawasan eksekutif, yang meliputi Istana Presiden, Kantor Presiden (Istana Garuda), serta berbagai infrastruktur pendukung bagi presiden, wakil presiden, dan kementerian. Tahapan selanjutnya akan mencakup pembangunan kawasan legislatif dan yudikatif sebagai bagian dari penguatan fungsi trias politika di IKN. Lebih lanjut, Troy menegaskan bahwa IKN bukan sekadar proyek pembangunan fisik, melainkan bagian dari upaya membangun peradaban baru Indonesia. “Pada 2045, saat Indonesia mencapai masa emas, generasi muda saat ini akan berada pada usia produktif dan menjadi pengelola IKN. IKN bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi peradaban baru Indonesia,” ungkapnya. IKN juga diarahkan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di luar Pulau Jawa, khususnya di Kalimantan Timur, sebagai langkah strategis untuk mendorong pemerataan pembangunan nasional yang selama ini terpusat di Pulau Jawa. Selain pembangunan infrastruktur, Otorita IKN juga menaruh perhatian besar pada pembangunan sumber daya manusia melalui sektor pendidikan. Berbagai program pendampingan pendidikan telah dilakukan melalui kerja sama dengan sejumlah lembaga, termasuk program INOVASI yang merupakan kolaborasi dengan Pemerintah Australia. Pendampingan tersebut difokuskan pada peningkatan kualitas pendidikan dasar, khususnya dalam aspek literasi, numerasi, dan pendidikan karakter. “Jadi, kita tidak berhenti pada pembangunan fisik, pembangunan manusianya juga kita lakukan,” ujar Troy. Dalam kesempatan yang sama, narasumber lain yang hadir, Romeo Matthew, praktisi dan pemerhati kecerdasan artifisial, menekankan pentingnya berpikir kritis dalam penggunaan AI, disertai penerapan etika seperti transparansi dan tanggung jawab. Ia juga mendorong generasi muda memanfaatkan AI untuk inovasi dan memberikan dampak sosial bagi masyarakat. Dijelaskan selanjutnya oleh Troy bahwa Otorita IKN juga telah menyusun peta jalan pendidikan secara komprehensif, termasuk penerapan wajib belajar selama 13 tahun di kawasan IKN, yang mencakup 1 tahun pendidikan pra-sekolah sebelum jenjang sekolah dasar. Dalam sesi diskusi, peserta aktif menyampaikan berbagai pertanyaan kritis. Salah satu pertanyaan yang mengemuka disampaikan oleh peserta bernama Dandi terkait perlindungan keanekaragaman hayati, khususnya satwa endemik seperti orangutan. Menanggapi hal tersebut, Troy menegaskan komitmen tinggi Otorita IKN terhadap perlindungan lingkungan. “Kami sangat melindungi lingkungan hidup, termasuk soal satwa. Jadi tidak usah khawatir, komitmen kami sangat tinggi untuk satwa-satwa,” tegasnya. Otorita IKN bekerja sama dengan berbagai lembaga konservasi, antara lain Borneo Orangutan Survival Foundation dan Yayasan Arsari. Upaya yang dilakukan meliputi reforestasi, pengembalian fungsi alami ekosistem (rewilding), perlindungan habitat, pelarangan perburuan, serta pembangunan jembatan satwa pada infrastruktur jalan untuk menjaga konektivitas ekosistem. Selain isu lingkungan, peserta juga menunjukkan ketertarikan terhadap proses pemindahan pemerintahan ke IKN serta isu keberlanjutan lingkungan lainnya, termasuk pengelolaan limbah dan target zero waste yang menjadi bagian dari visi jangka panjang pembangunan IKN. Melalui forum ini, Otorita IKN berharap generasi muda dapat menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat, sekaligus berperan aktif dalam mengawal pembangunan IKN sebagai bagian dari transformasi menuju Indonesia Emas 2045. (Jumat, 1 Mei 2026) Dokumentasi Foto Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara

Hubungicallcenter