Puncak Hari Doa Nasional 2026 di Nusantara, Delapan Aras Gereja Doakan Bangsa
5 Juli 2026 · 02:00 PM
Waktu Baca 4 Menit
Bagikan Artikel
Hari Doa
Hari Doa
Hari Doa
Hari Doa
Hari Doa
Hari Doa
Hari Doa
Hari Doa
Hari Doa
Hari Doa
Hari Doa

NUSANTARA — Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja dan Lembaga-Lembaga Injili Indonesia (PGLII) sekaligus pimpinan Forum Umat Kristiani Indonesia (FUKRI), Pdt. Tommy O. Lengkong, M.Th., menyebut pelaksanaan Hari Doa Nasional (HDN) V Tahun 2026 di Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai sejarah bagi FUKRI dan umat Kristiani Indonesia.

Dalam khotbahnya, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini menghadirkan pimpinan dari delapan aras gereja, ratusan peserta yang hadir langsung, serta jemaat yang mengikuti melalui live streaming dari berbagai daerah di Indonesia dan luar negeri.

“Kegiatan Hari Doa Nasional yang menghadirkan pimpinan dari delapan aras gereja di IKN adalah suatu sejarah. Bersama ratusan peserta yang hadir langsung maupun melalui live streaming di seluruh pelosok dalam dan luar negeri, kita berdoa bersama-sama. Ini juga suatu sejarah bagi FUKRI, di tengah IKN yang sedang giat dalam pembangunan legislatif dan yudikatif. Hari ini kita di sini berdoa untuk bangsa dan negara Indonesia serta para pemimpinnya,” ujar Pdt. Tommy.

Puncak penutupan HDN V Tahun 2026 yang diselenggarakan FUKRI berlangsung di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, Minggu (05/07/2026). Kegiatan ini menutup rangkaian empat hari perjalanan doa yang sebelumnya dibuka di BSSC Dome Balikpapan, dengan Gereja Bethany of Favour sebagai tuan rumah kegiatan HDN ke-5 di Balikpapan dan IKN, serta diikuti sekitar 700 peserta dari berbagai daerah.

Dari antara peserta yang hadir, Marcel Kanon turut membawa pesan doa bagi Indonesia. Pendeta Gereja Bethany Nusantara House of Restoration Kota Auckland, Selandia Baru, itu menyampaikan bahwa kehadirannya di Nusantara merupakan bagian dari doa bersama untuk bangsa, dari Papua hingga Aceh.

“Indonesia butuh doa. IKN butuh doa. Seluruh Indonesia, dari Papua sampai Aceh, butuh didoakan. Dalam rangka itulah kami (Umat Kristiani) datang ke sini untuk puncak Hari Doa Nasional,” ujarnya.

Puncak penutupan Hari Doa Nasional (HDN) V Tahun 2026 yang diselenggarakan Forum Umat Kristiani Indonesia (FUKRI) berlangsung di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, pada Sabtu (05/07/2026). Kegiatan ini menutup rangkaian empat hari perjalanan doa yang sebelumnya dibuka di BSSC Dome Balikpapan, dengan jumlah peserta sekitar 700 orang dari berbagai daerah.

Ketua Umum Panitia Hari Doa Nasional 2026, Fanny Jossy Kusumo, menyampaikan bahwa pelaksanaan HDN di Nusantara menjadi bagian dari perjalanan iman bersama.

“Kita telah melewati empat hari perjalanan. Kita mulai dari BSSC Dome Balikpapan, kemudian mendengar firman Tuhan. Bagi kami, ini bukan perpindahan tempat, ini adalah membangun iman. Di tempat ini, kita membuktikan ketika semua bergandengan tangan, semua akan indah pada waktunya. Kita dipersatukan untuk mengasihi Tuhan, itulah Hari Doa Nasional. Kita dipersatukan karena adanya perbedaan,” ujarnya.

Dari Indonesia wilayah timur, Bupati Tolikara, William Wandik, hadir bersama rombongan rohaniawan. Ia menilai Nusantara menjadi tempat yang tepat untuk menyuarakan doa dan pengharapan bagi bangsa.

“Di sini sentralnya Nusantara, jantungnya Nusantara. Dari sini kita harus gaungkan doa dan pengharapan untuk bangsa. Harapan kami, kegiatan seperti ini tidak hanya berhenti di sini, tetapi terus mendoakan IKN, mendoakan Nusantara, dan mendoakan Indonesia,” ungkapnya.

Rangkaian puncak penutupan HDN 2026 juga diisi dengan penanaman pohon di Miniatur Hutan Hujan Tropis, KIPP Nusantara. Dalam sambutannya, Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik, Troy Pantouw, menyampaikan bahwa pembangunan Nusantara dilakukan dengan tetap menjaga alam.

“Inilah IKN, kami hanya membangun sekitar 20 persen saja. Sebagian besar kawasan ini kami kembalikan melalui reforestasi sebagai hutan asli wilayah Kalimantan Timur, atau kita sebut juga rewilding Nusantara,” ujar Troy.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, turut hadir sekaligus menyampaikan apresiasi kepada FUKRI dan seluruh peserta Hari Doa Nasional 2026 yang telah memilih Nusantara sebagai lokasi puncak penutupan.

“Kami mengucapkan terima kasih dan bersyukur karena FUKRI memilih IKN sebagai tempat penutupan. Bagi kami, apa pun yang kita kerjakan, sekeras apa pun, kalau tanpa alas doa, pekerjaan itu akan kurang bermakna. Dengan alas doa, pekerjaan kita berhubungan dengan Tuhan, sehingga pekerjaan ini bernilai ibadah,” tutup Basuki.

(Minggu, 05 Juli 2026)

 

Dokumentasi Foto

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantarav

Ditulis oleh
Humas Otorita IKN - Jaya
Bagikan Artikel Ini
Hubungicallcenter