Momen Liburan Hari Kenaikan Yesus Kristus, OIKN Ajak Pengunjung Tinggalkan Jejak Hijau
16 Mei 2026 · 01:30 AM
Waktu Baca 3 Menit
Bagikan Artikel
Jejak Hijau
Jejak Hijau
Jejak Hijau
Jejak Hijau
Jejak Hijau

Keterangan foto: Dalam rangka memperingati Hari Kenaikan Isa Al-Masih 2026, Otorita IKN mengajak masyarakat untuk meninggalkan jejak hijau di Miniatur Hutan Hujan Tropis (MHHT) pada Jumat hingga Minggu (15/5/2026-17/5/2026).

NUSANTARA — Dalam momentum liburan memperingati Hari Kenaikan Yesus Kristus 2026, Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) mengajak masyarakat untuk meninggalkan jejak hijau melalui aksi penanaman pohon di kawasan Miniatur Hutan Hujan Tropis (MHHT) IKN pada Jumat hingga Minggu (15/5/2026-17/5/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menumbuhkan budaya cinta lingkungan sekaligus memperkuat keterlibatan masyarakat dalam mewujudkan konsep kota hutan di Nusantara.

Otorita IKN menyiapkan 150 bibit tanaman yang mayoritas merupakan spesies endemik Kalimantan, seperti balangeran, kapur, tengkawang, meranti, dan nyatoh. Aksi penanaman ini terbuka untuk umum dan dapat diikuti oleh individu, keluarga, maupun rombongan yang berkunjung ke kawasan IKN.

Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN, Myrna Safitri, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk mengembalikan fungsi ekosistem hutan hujan tropis Kalimantan di kawasan IKN.

“Kita semua tahu bahwa IKN adalah kota hutan. Artinya, kota ini dibangun dalam ekosistem hutan hujan tropis Kalimantan. Saya garis bawahi: hutan hujan tropis Kalimantan, karena dahulu kawasan ini memang merupakan ekosistem tersebut,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa konsep kota hutan tidak hanya dibangun dan dipelihara oleh pemerintah maupun Otorita IKN, tetapi juga membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, kota hutan bukan sekadar proyek pembangunan, melainkan gerakan bersama untuk menjaga keberlanjutan lingkungan.

Karena itu, Otorita IKN membuka ruang partisipasi bagi seluruh pengunjung untuk ikut melakukan penanaman di area yang telah disediakan. Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi pengunjung, tetapi juga bagian dari upaya penghijauan dan pemulihan ekosistem di Nusantara.

Selama libur panjang Hari Kenaikan Yesus Kristus ini, mulai Kamis hingga Minggu (14/5/2026-17/5/2026), pengunjung juga memiliki kesempatan untuk mengunjungi area Istana Negara dan kawasan Glamping di IKN. Kedua lokasi tersebut dibuka untuk umum hingga pukul 17.00 WITA setiap harinya.

Untuk menjaga kenyamanan dan ketertiban bersama, pengunjung diwajibkan mengenakan pakaian rapi dan sopan, seperti celana panjang, baju berkerah, serta sepatu. Pengunjung juga tidak diperkenankan menerbangkan drone, membawa hewan peliharaan, merokok, membawa senjata tajam, maupun melakukan tindakan yang melanggar norma dan ketertiban umum.

Sejak hari libur pertama pada Kamis dan Jumat, antusiasme masyarakat untuk berkunjung ke IKN terpantau sangat tinggi. Masyarakat tidak hanya menikmati berbagai fasilitas dan berfoto di kawasan IKN, tetapi juga menyaksikan secara langsung pembangunan di berbagai sektor yang terus berjalan dan tidak berhenti, tegas Troy Pantouw, Juru Bicara OIKN, Jumat (15/5/2026).

“Masyarakat dari berbagai kota, mulai dari anak-anak hingga orang tua, sangat menikmati pemandangan, sajian makanan dan minuman, hiburan, serta berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pelestarian lingkungan hidup di IKN,” ujar Troy.

Ia juga menegaskan bahwa anggapan pembangunan IKN stagnan dan berhenti adalah tidak benar. “Kami semua bersemangat menyelesaikan amanat dan tugas dari Bapak Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo, serta kepercayaan rakyat Indonesia untuk menuntaskan pembangunan fisik maupun non-fisik di IKN. Pada tahapan kedua pembangunan IKN ini berfokus pada penyelesaian sarana dan prasarana legislatif dan yudikatif yang saat ini sudah mulai dikerjakan. Dukungan doa, moral, pemikiran dan kerja sama dari berbagai pihak sangat kami perlukan,” tutup Troy.

(Sabtu, 16 Mei 2026)

 

Dokumentasi Foto

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara

Ditulis oleh
Humas Otorita IKN - Rifda
Bagikan Artikel Ini
HubungicallcenterIbu Kota Nusantara | Ibu Kota Nusantara