Menanam Harapan di IKN Saat Libur Paskah
6 April 2026 · 02:30 AM
Waktu Baca 4 Menit
Bagikan Artikel
Libur Nasional Paskah
Libur Nasional Paskah
Libur Nasional Paskah
Libur Nasional Paskah
Libur Nasional Paskah
Libur Nasional Paskah
Libur Nasional Paskah
Libur Nasional Paskah
Libur Nasional Paskah
Libur Nasional Paskah
Libur Nasional Paskah
Libur Nasional Paskah

NUSANTARA — Suasana libur panjang Paskah di Ibu Kota Nusantara (IKN) terasa berbeda. Di tengah kawasan yang terus dibangun, pengunjung tidak hanya datang melihat perkembangan, tetapi juga ikut menanam pohon dan beraktivitas bersama keluarga.

Selama periode 3–5 April 2026, jumlah kunjungan tercatat mencapai sekitar 59.676 orang dengan total 14.382 kendaraan yang masuk ke kawasan IKN.

Dalam periode tersebut, Otorita IKN membuka kunjungan masyarakat sekaligus menghadirkan kegiatan partisipatif bagi pengunjung. Pada periode ini, pengunjung diajak menanam pohon di Miniatur Hutan Hujan Tropis IKN.

Sebanyak 500 lubang tanam disediakan untuk pengunjung dengan bibit pohon khas hutan tropis Kalimantan, antara lain balangeran, meranti, bodhi, kapuk randu, dan kemiri. Upaya ini menjadi bagian dari rehabilitasi vegetasi di kawasan IKN, sekaligus memperkuat konsep kota hutan. Dalam lima hingga sepuluh tahun ke depan, tanaman tersebut diharapkan tumbuh menjadi lapisan kanopi baru yang mendukung fungsi ekologis, termasuk penyerapan karbon dan pemulihan keanekaragaman hayati.

Direktur Perencanaan Makro Otorita IKN, Pungky Widiaryanto, selaku Koordinator untuk Pelayanan Pengunjung Selama Liburan Paskah mengatakan kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun budaya menanam di IKN.

“Yang menarik pada program pelayanan kepada masyarakat di liburan paskah kali ini, kita mengajak pengunjung untuk melakukan penanaman di hutan di sekitar IKN atau di dalam KIPP. Tujuannya apa, kita ingin membudayakan bahwa budaya menanam merupakan salah satu budaya IKN untuk mengembalikan hutan hujan tropis yang menjadi visi IKN sebagai kota hutan,” ujarnya.

Ia menambahkan, komposisi tanaman terdiri atas 70 persen spesies asli Kalimantan dan 30 persen Multi-Trees Purpose Species untuk mendukung fungsi ekologis kawasan secara berkelanjutan.

Kegiatan ini juga dimanfaatkan masyarakat sebagai cara baru mengisi libur panjang. Sejumlah pengunjung datang bersama keluarga dan anak-anak untuk menanam pohon sambil menikmati suasana alam.

Sepin, warga Samboja yang ikut menanam, menyebut kegiatan tersebut sebagai bentuk partisipasi dalam pembangunan IKN.

“Ini sebagai partisipasi lah untuk penanaman atau reboisasi dalam mengembangkan hutan tropisnya IKN. Jadi anak-anak kita nanti bisa lihat bahwa bukan bangunan saja yang dibangun, tapi hutannya juga,” katanya.

Pengunjung lain, Ferdy dari Jakarta, mengaku mendapat pengalaman baru yang edukatif.

“Sangat seru, karena ini juga pengalamannya edukatif sekali. Kita nggak cuma nanam, tapi juga dikasih tahu pohonnya apa dan konsep hutannya seperti apa,” ujarnya.

Selain penanaman pohon, kawasan IKN juga dipadati pengunjung yang ingin menikmati destinasi wisata, salah satunya jembatan kaca di anjungan glamping. Destinasi ini menjadi daya tarik karena menawarkan panorama alam yang berbeda dari kawasan pembangunan.

Nur Halipah dari Sepaku mengaku terkesan dengan suasana yang ditawarkan.

“Pas nyampe sini, wow emang pemandangannya indah banget. Pelayanannya juga bagus, tertib, dan aman,” ujarnya.

Pengunjung dari Balikpapan juga menyampaikan kesan serupa. Mereka mengaku kagum dengan pemandangan serta fasilitas yang tersedia, bahkan berencana kembali berkunjung bersama keluarga.

“Sangat kagum karena baru pertama kali lihat seperti ini di IKN. Sangat senang bisa ke sini bersama orang-orang tercinta,” kata Qolbu.

Sementara itu, suasana libur Paskah juga terasa di Nusantara Park yang dikelola oleh Artha Graha Group. Berbagai kegiatan digelar, mulai dari kuliner, lomba mewarnai telur untuk anak hingga kegiatan mencari telur di plaza seremoni.

Agnes selaku pengelola Nusantara Park mengatakan rangkaian kegiatan berlangsung sejak Jumat (03/04/2025) dan mendapat respons positif dari masyarakat.

“Dari kemarin Imlek, Lebaran, sampai sekarang Paskah, antusias masyarakat semakin banyak. Setiap akhir pekan juga makin ramai,” ujarnya.

Salah satu peserta lomba, keluarga Hermanto Tamba dari Sepaku, mengaku tidak menyangka anak mereka meraih juara dalam lomba mewarnai telur.

“Kami tidak menyangka ya anak kami bisa juara dan berpartisipasi memeriahkan Paskah di Nusantara Park ini,” ujar Lusia, ibu dari Kefanya yang menjadi juara lomba.

Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah memastikan kelancaran kegiatan selama libur Paskah, serta kepada masyarakat yang berkunjung dengan tertib.

Ia juga menekankan bahwa momentum Paskah di IKN menjadi pengingat akan semangat kebaruan, harapan, dan kebersamaan dalam membangun kota masa depan yang inklusif dan berkelanjutan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja dengan baik serta kepada masyarakat yang telah berkunjung dengan tertib. Momentum Paskah ini membawa semangat kebaruan dan harapan, yang sejalan dengan pembangunan IKN sebagai kota masa depan yang hijau, inklusif, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Kegiatan selama libur Paskah ini menunjukkan bahwa IKN tidak hanya berkembang sebagai pusat pemerintahan, tetapi juga mulai tumbuh sebagai ruang publik yang menggabungkan aspek ekologis, edukatif, dan rekreasi bagi masyarakat.

(Senin, 06 April 2026)

 

Dokumentasi Foto
Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara

Ditulis oleh
Humas Otorita IKN - Luqman
Bagikan Artikel Ini
Hubungicallcenter